Selasa, 21 Januari 2014

LESSON PLAN PAI BAB I KELAS VII




LESSON PLAN
SMP PLUS KHADIJAH ISLAMIC SCHOOL

                                   


IDENTITAS
Nama Guru                  :    Lulu Masita
Bidang Studi                :    Pendidikan Agama Islam
Kelas/ Semester          :    VII / 1
Tanggal Pembuatan    :    6 Agustus 2013
Tanggal Pelaksanaan  :   
Tanggal Konsultasi     :   

SILABUS
Judul                             :    Hukum bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
Materi                           :    Hukum bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
Standar Kompetensi   :    Menerapkan Hukum bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
Kompetensi Dasar   :    1. Memahami  hukum bacaan bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
                                           2.  Mengetahui hukum bacaan bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
Hasil Belajar        :    1.   Siswa mampu menjelaskan pengertian ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
                                           2. Siswa mampu menyebutkan huruf-huruf hijaiyah yang termasuk huruf syamsiyah dan huruf qomariah
                                           3.  Siswa mampu menjelaskan perbedaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
                                           4.  Siswa mampu menunjukkan contoh – contoh ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
Indikator Hasil Belajar    :    1.  Menjelaskan pengertian ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
                                                2. Menyebutkan huruf-huruf hijaiyah yang termasuk huruf syamsiyah dan huruf qomariah
                                                3.  Menjelaskan perbedaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
                                                4.  Menunjukkan contoh – contoh ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
Alokasi Waktu             :    2 X 35 menit
Character Building      :    1. Tekun
                                           2. Teliti
                                           3. Tanggung Jawab

AKTIVITAS
Pertemuan                   :   
Alpha Zone                  :    Cerita tentang kuda ajaib
Scene Setting            :  Guru menceritakan bahwa pada masa kini masih banyak umat Islam yang bacaan Al Qur’annya masih kurang baik dan benar karena kurangnya pemahaman tentang cara membaca Al Qur’an yang baik dan benar. Alangkah bahagianya umat Islam yang mampu membaca Al Qur’an dengan baik dan benar. Dapat membaca dengan benar tentu harus mengerti dan memahami ilmunya. Adapun ilmu yang mempalajari tentang bagaimana cara membaca Al Qur’an dengan baik dan benar itu dinamakan ilmu tajwid. Di dalam ilmu tajwid di atur mengenai cara membaca panjang dan pendeknya huruf, membaca jelas atau berdengung suatu lafaz dan sebagainya. Pada pertemuan hari ini kita akan membahas mengenai salah satu ilmu tajwid yakni mengenai hukum bacaan Al Syamsiyah dan Al Qomariyah.
Strategi                         :    1. Ceramah
                                           2. Tanya Jawab
                                           3. CTL
Prosedur Aktivitas      :    1.  Guru bertanya mengenai ilmu tajwid
                                           2.  Guru memotivasi siswa mengenai keutamaan belajar ilmu tajwid dan manfaatnya.


                                           3.  Guru menayangkan video tentang Al Qomariyah dan Al syamsiyah untuk diamati oleh siswi
                                           4.  Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil (small group)
                                           5.  Siswa mencari, menemukan, dan mengklasifikasikan huruf-huruf syamsiyah dan qamariyah dalam kelompok masing-masing.
6.  Siswa mencari, menemukan perbedaan hukum bacaan al-syamsiyah dan al-qomariyah
7.  Siswa berdiskusi dan mengidentifikasi lafaz yang mengandung bacaan Alif Lam Syamsiyah dan Qamariyah, menyampaikan kesulitan-kesulitan yang dialami dalam kelompok masing-masing.
8.  Bersama-sama dengan siswa guru membuat rangkuman dari materi yang dipelajari hari ini.
9.  Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

 Multiple Intelligence
Approach                     :    1. Linguistik
                                           2. Interpersonal
                                           3. Intrapersonal
Teaching Aids              :    1. Media Visual Diam (Notebook dan Infocus, powerpoint)
                                           2. Media Audio Visual ( Video )
Sumber Belajar           :    1. Mushaf Al Qur’an
                                           2. Buku PAI kelas VII

PENILAIAN
Aktivitas yang dinilai  :    1. Kemampuan menunjukkan lafal-lafal yang mengandung hukum bacaan al-syamsiyah dan al-qomariyah dalam QS. Al Adiyat dan Adh Dhuha (60%)
                                           2.  Keberanian (40%)
Rubrik Penilaian         :    -

TEACHER COMMENT
1.    Problems                 :   
2.    New Ideas               :   
3.    Special Moment      :   


Fasilitator Lesson Plan


Drs. Hafifi Karim
Jakarta, 6 Agustus 2013
Guru


Lulu Masita


Mengetahui,
Kepala Sekolah


H. Wawan Juanda, M.Pd.I













PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI




KATA PENGANTAR

          Syukur Alhamduillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas nikmat dan izinnya kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi”.
          Pemilihan judul makalah ini ditetapkan oleh dosen pengampu mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan, Dr. Hardjito, M.Si sebagai tugas penilaian kelompok.
          Kami menyadari bahwa di dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan dan belum sempurna. Oleh karena itu, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan selalu mengharapkan koreksi dari semua pihak baik kritik maupun saran untuk membangun makalah ini.
          Kami juga berharap makalah ini dapat bermanfaat, baik bagi kami sendiri selaku penyusun maupun untuk pihak lain yang juga mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan. Terima Kasih.



Jakarta, November  2013



Penyusun


BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
          Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang begitu cepat telah banyak memberikan kemudahan bagi manusia terutama untuk melakukan komunikasi dan mendapatkan informasi tanpa dibatasai oleh waktu. Saat ini, hampir semua aktivitas manusia selalu berhubungan dengan peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanapun berada.
          Di rumah, berbagai peralatan elektronik seperti televisi, telepon, CD/DVD Player, home theater dan play station mendominasi cara manusia memperoleh dan memberikan informasi. Di kantor, berbagai peralatan modern seperti komputer, laptop dan internet juga sangat mendominasi cara kerja manusia modern dalam menghasilkan sebuah informasi dan produk.
          Di sekolah juga sekarang ini sudah sangat maju dengan masuknya peralatan elektronik seperti komputer, printer, LCD proyektor, kamera CCTV dan bahkan para pengajarnya sudah banyak yang menggunakan media laptop dan internet sebagai media interactive pada para peserta didiknya. Melalui makalah ini penulis akan membahas tentang pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi.

B.  Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
     1. Apa pengertian Teknologi?
     2.  Apa pengertian Teknologi Informasi?
     3. Apa pengertian Teknologi Komunikasi?
     4.  Apa pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi?
     5. Bidang-Bidang yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi


 C.  Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dari penulisan makalah ini adalah:
1.    Mengetahui pengertian Teknologi
2.    Mengetahui pengertian Teknologi Informasi
3.    Mengetahui pengertian Teknologi Komunikasi
4.    Mengetahui pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
5.    Mengetahui Bidang-Bidang yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi




BAB II
PEMBAHASAN

1.    Pengertian Teknologi
          Pengertian Teknologi sebenarnya berasal dari kata Bahasa Perancis yaitu “La Teknique“ yang dapat diartikan dengan ”Semua proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional”. Dalam hal ini yang dimaksudkan dengan sesuatu tersebut dapat saja berupa benda atau konsep.
          Teknologi dalam arti ini dapat diketahui melalui barang-barang, benda-benda, atau alat-alat yang berhasil dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan menggampangkan realisasi hidupnya di dalam dunia. Hal mana juga memperlihatkan tentang wujud dari karya cipta dan karya seni (Yunani techne) manusia selaku homo technicus. Dari sini muncullah istilah “teknologi”, yang berarti ilmu yang mempelajari tentang “techne” manusia. Tetapi pemahaman seperti itu baru memperlihatkan satu segi saja dari kandungan kata “teknologi”. Teknologi sebenarnya lebih dari sekedar penciptaan barang, benda atau alat dari manusia selaku homo technicus atau homo faber.
          Teknologi bahkan telah menjadi suatu sistem atau struktur dalam eksistensi manusia di dalam dunia. Teknologi bukan lagi sekedar sebagai suatu hasil dari daya cipta yang ada dalam kemampuan dan keunggulan manusia, tetapi ia bahkan telah menjadi suatu “dayapencipta” yang berdiri di luar kemampuan manusia, yang pada gilirannya kemudian membentuk dan menciptakan suatu komunitas manusia yang lain. Berikut definisi pengertian teknologi dari berbagai sumber:
          Menurut Iskandar Alisyahbana (1980:1)  “Teknologi adalah cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca indera, dan otak manusia”.
          Sedangkan menurut Jaques Ellul (1967: 115) “Teknologi adalah keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia”.
          Ahli sosiologi Manuel Castells seperti dikutip Capra (2004, 107) mendefinisikan teknologi sebagai ‘kumpulan alat, aturan dan prosedur yang merupakan penerapan pengetahuan ilmiah terhadap suatu pekerjaan tertentu dalam cara yang memungkinkan pengulangan.
          Ursula Franklin, dalam karyanya dari tahun 1989, kuliah "Real World of Technology", memberikan definisi lain konsep ini; yakni practice, the way we do things around here (praktis, cara kita memperbuat ini semua di sekitaran sini).[1] Istilah ini seringkali digunakan untuk mengimplikasikan suatu lapangan teknologi tertentu, atau untuk merujuk teknologi tinggi atau sekadarelektronik konsumen, bukannya teknologi secara keseluruhan.[2] 
          Bernard Stiegler, dalam Technics and Time, 1, mendefinisikan technology dalam dua cara: sebagai the pursuit of life by means other than life (pencarian kehidupan, dalam artian lebih dari sekadar hidup), dan sebagai organized inorganic matter (zat-zat anorganik yang tersusun rapi).[3]
          Secara umum, teknologi dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. Dalam penggunaan ini, teknologi merujuk pada alat dan mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata. Ia adalah istilah yang mencakupi banyak hal, dapat juga meliputi alat-alat sederhana, seperti linggis atau sendok kayu, atau mesin-mesin yang rumit, seperti stasiun luar angkasa atau pemercepat partikel. Alat dan mesin tidak mesti berwujud benda; teknologi virtual, seperti perangkat lunak dan metode bisnis, juga termasuk ke dalam definisi teknologi ini.[4]

2.    Pengertian Teknologi Informasi
          Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilahInformation technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. Teknologi informasi menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video.
Pengertian teknologi informasi menurut beberapa ahli teknologi informasi : 
1.   Teknologi Informasi adalah studi atau peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan gambar (kamus Oxford, 1995) 
2.   Teknologi Informasi  adalah seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melaksanakan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi (Haag & Keen, 1996)  
3.   Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (software & hardware) yang digunakan untuk memproses atau menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi (Martin, 1999)  
4.   Teknologi Informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis(Lucas, 2000)  
5.  Teknologi Informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video (William & Sawyer, 2003)
          Secara garis besar, dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi diartikan sebagai teknologi untuk memperoleh, mengolah, menyimpan dan menyebarkan berbagai jenis file informasi dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi yang lahir dari dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan inovasi dan kreatifitas baru yang dapat mengatasi segala kemalasan dan kelambatan kinerja manusia.[5]
         
3.    Pengertian Teknologi Komunikasi
          Manusia adalah makhluk yang mempunyai sifat sosial. Sehingga dengan begitu manusia akan membutuhkan komunikasi dengan satu individu dengan individu lainnya. Selain itu, manusia juga mempunyai akal dan pikiran untuk berfikir. Oleh karena itu, dari kedua aspek tersebut, digabungkan menjadi satu dan menjadilah sebuah teknologi komunikasi.
          Teknologi Komunikasi adalah sebuah alat atau perangkat yang menggabungkan aspek sosial yang memungkinkan setiap individu dapat mendapatkan, mengirimkan, dan saling bertukar informasi dengan individu-individu lainnya. Dengan begitu, setiap individu dapat mencari informasi atau data yang dibutuhkan dengan teknologi komunikasi. Berikut definisi Teknologi Komunikasi menurut para ahli :
Teknologi Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang menyampaikan rangsangan (biasanya dengan menggunakan lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain.( Carl I. Hovland )
Teknologi Komunikasi adalah transmisi informasi yang terdiri dari rangsangan diskriminatif dari sumber kepada penerima. ( New Comb )
Teknologi Komunikasi adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb. (Bernard Barelson & Garry A. Steiner )
       Teknologi Komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi dengan untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan hubungan yang ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya. ( Colin Cherry )
       Teknologi Komunikasi merupakan proses individu mengirim rangsangan (stimulus) yang biasanya dalam bentuk verbal untuk mengubah tingkah laku orang lain. Pada definisi ini mereka menganggap komunikasi sebagai suatu proses. ( Hovland, Janis dan Kelley  )
Menurut Forsdale (1981), ahli komunikasi dan pendidikan “communication is the process by which a system is established, maintained and altered by means of shared signals that operate according to rules”. Komunikasi adalah suatu proses dimana suatu sistem dibentuk, dipelihara, dan diubah dengan tujuan bahwa sinyal-sinyal yang dikirimkan dan diterima dilakukan sesuai dengan aturan. ( Louis Forsdale)
          Secara umum Teknologi Komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan proses menyampaikan informasi dari pengirim ke penerima secara mudah dan secara luas.

4.    Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
          Istilah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 Teknologi Informasi dan Komunikasi masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya. Berikut ini Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Menurut Beberapa Ahli sebagai berikut:
          Menurut Eric Deeson: Teknologi informasi dan Komunikasi  adalah kebutuhan manusia didalam mengambil dan memindahkan , mengolah dan memproses informasi dalam konteks sosial yang menguntungkan diri sendiri dan masyarakat secara keseluruhan.
          Menurut Puskur Diknas Indonesia: Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media
          Menurut Susanto: Teknologi  Informasi dan Komunikasi  adalah sebuah media atau alat bantu yang digunakan untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data / informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.
          Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media.

5.    Bidang-Bidang yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi
          Kita semua menyadari bahwa Teknologi informasi dankomunikasi (TIK) sangatlah berperan penting bagi kehidupan manusia. Selain selain sebagai salah satu media informasi, mempercepat komunikasi, TIK juga memudahkan manusia dalam menyelesaikan segala macam urusannya. Berikut  dibawah ini beberapa peranan penting Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam berbagai bidang kehidupan manusia :       
1.      Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang pendidikan (e-education)
          Peran TIK dalam bidang pendidikan sangat tidak mungkin untuk dihindari. Dalam dunia pendidikan teknologi pembelajaran terus mengalami perkembangan seiring perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari Teknologi Informasi dan Komunikasi sering dijumpai sebagai kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi antara dua orang atau lebih. Pendidikan yang menggunakan sarana TIK, terutama internet umumnya disebut e-education.
          Salah satu pernanan TIK dalam dunia pendidikan saat ini adalah dengan munculnya E-learning. Dengan e-Learning  memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-learning) menjadi lebih efektif dan lebih efesien sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik. E-learning merupakan dasar dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

2.      Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang ekonomi (e-bussiness)
          Dalam bidang ekonomi peranan teknologi informasi dan komunikasi sangat diperlukan. Dengan adanya internet segala jenis transaksi perdagangan maupun bisnis dapat dilakukan tanpa perlu beranjak dari meja kerja kita dan tanpa perlu antri berjam-jam di loket-loket pelayanan serta tanpa dibatasi oleh waktu. Kemajuan perkembangan TIK lainnya adalah adanya kemudahan dalam melakukan transaksi pembelian barang secara online melalui internet (e-buy), perdagangan barang secara elektronik (e-commerce), tanpa kita harus ke tempat tujuan. Keunggulan teknologi informasi dan komunikasi juga dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis untuk mendukung bisnis mereka. Seperti perdagangan saham secara online (bursa efek), dan lain sebagainya.

3.      Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang pemerintahan  (e-goverment)
          Penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan pihak-pihak lain disebut e-government. Penggunaan hubungan ini dapat dibedakan menjadi 3 bentuk yaitu, G2C (Government to citizen), hubungan antara pemerintah dengan masyarakat, G2B (Government to bussines), hubungan antara pemerintah dengan pengusaha, G2G (Government to Government), hubungan antara pemerintah dengan pemerintah.
          Konsep e-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh pemerintahan, misalnya menggunakan jaringan internet. E-government dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan penduduk, bisnis dan kegiatan lainnya.

4.      Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang perbankan (e-banking)
          Di bidang perbankan, para nasabah juga sudah banyak yang beralih menggunakan ATM (Automatic Teller Machine) ketika akan melakukan transaksi tarik tunai, selain itu nasabah juga dapat menggunakan ATM untuk mengecek saldo, transfer uang, pembayaran tagihan telepon, listrik dan air serta melakukan pengisian pulsa telepon. Nasabah juga dapat mengecek saldo rekeningnya dengan hanya menggunakan telephone  (phone banking)  atau  SMS banking, dan penggunaan Internet banking untuk melakukan transaksi yang diinginkan (cek saldo, transfer uang maupun pembayaran tagihan).

5.      Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang sosial
          Dalam upaya mengentaskan kemiskinan, pemerintah membentuk program ICT4PR (Information and Communication Technology for Proverty Reduction) yaitu membangun pusat-pusat teknologi informasi dan komunikasi khususnya di daerah pedesaan seperti telecenter. Dengan adanya telecenter, maka masyarakat akan memperoleh manfa   at sebagai berikut:
a.    Masyarakat dapat memperoleh informasi tentang perkembangan daerahnya dan belajar untuk mengembangkan potensi daerahnya sendiri.
b.     Masyarakat dapat melihat berbagai kebutuhan daerah-daerah lain dan kemungkinan besar dapat memasarkan produk dari daerahnya ke daerah lain tersebut.
c.    Jiwa dan semangat berwirausaha akan terus ada dan semakin tumbuh.
d.   Masyarakat dapat mengembangkan sistem perdagangan mereka dengan e-commerce.
e.    Dengan dibentuknya tele-medicine, maka masyarakat dapat memperoleh informasi tentang kesehatan.

6.    Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang kedokteran
          Tak ketinggalan dengan bidang kedokteran, untuk keperluan medis juga ternyata dipergunakan peralatan teknologi informasi dan komunikasi. Diantara penggunaanya, alat-alat TIK dimanfaatkan untuk menganalisa penyakit pasien sehingga ada upaya untuk menyembuhkan penyakit pasien secara akurat, misal dengan memfoto kodisi mata pasien, seorang dokter akan mampu menganalisa jenis dan gejala sakit yang dialami pasien.

7.      Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang pertanian
          Saat ini bidang pertanian juga menggunakan TIK. Departemen Pertanian telah memanfaatkan internet sebagai sarana untuk menyebarkan informasi ke seluruh petani di Indonesia. Seperti yang terjadi saat ini, petani Indonesia dihadapkan dengan banyak kendala. Mulai dari lahan, musim, hama, wabah penyakit, pupuk, bibit, bahkan bencana alam.
          Kendala-kendala tersebut di atas berbeda dari satu daerah dengan daerah yang lainnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, selain terjun langsung ke lokasi, Departemen Pertanian juga menyediakan situs yang memuat segala informasi yang dibutuhkan para petani di Indonesia. Informasi yang termuat di situs tersebut diantaranya, kiat bertani di lahan kering, teknologi pertanian yang tepat guna, pemakaian pupuk yang tepat, dan tanaman yang laku di pasaran.

8.      Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang kebudayaan
          TIK dapat digunakan sebagai sarana untuk mempromosikan kebudayaan bangsa kita. Kamu dapat membuat situs yang memuat foto-foto kesenian tradisional, tempat pariwisata, dan hasil-hasil kerajinan bangsa kita. Jika situs tersebut diakses di luar negeri maka secara tidak langsung kamu mempromosikan budaya bangsa kita.
          Jika budaya kita banyak dikenal oleh dunia internasional, tentu tidak sedikit keuntungan yang kita peroleh. Diantaranya banyak para wisatawan yang berkunjung ke Indonesia karena ketertarikan mereka pada kebudayaan dan keindahan negeri kita tercinta. Selain itu, produk-produk hasil karya bangsa sendiri juga lebih dikenal di dunia internasional. Tentu saja hal ini dapat meningkatkan ekspor dan menambah devisa negara kita.

9.      Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang politik
          Fasilitas TIK yang diwakili dengan adanya internet membuat semuanya menjadi sumber informasi. Kita dapat menuangkan gagasan dan pendapat kita dalam bentuk teks, gambar, suara, atau gabungan dari ketiganya. Hal yang kita ungkapkan tersebut dapat menjadi sumber informasi bagi orang lain. Bahkan, pendapat kita secara tidak langsung menjadi syarat dasar demokrasi.
          TIK juga mempunyai peranan dalam proses demokrasi. Misalnya pemilihan kepala daerah (pilkada) atau pemilihan umum (pemilu). Banyak lembaga survei melakukan sistem penghitungan suaranya dengan sistem quick count. Melalui sistem itu kamu dapat melihat hasil proses penghitungan secara cepat.

10.  Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam bidang transportasi
          Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memiliki peranan penting dalam bidang transportasi, terdapat empat jenis transportasi yang digunakan manusia saat ini, yaitu transportasi darat, laut, udara dan transportasi ruang angkasa. Semua  kegiatan bidang transportasi tersebut tidak lepas dari penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi, lebih detailnya adalah dengan menggunakan bantuan sistem komputer.
          Pada transportasi darat di kota-kota besar dunia, sistem komputer digunakan untuk membantu mengarahkan lalu lintas. Sistem Komputer dapat menentukan apakah lampu harus berwarna merah,  kuning,  atau  hijau  tergantung  pada keadaan lalu lintas. Demikian juga pengaturan lalu lintas kereta untuk menentukan jalur yang harus dilalui kereta sehingga mengurangi resiko kecelakaan.
          Pada transportasi laut sistem navigasi kapal but sangat terbantu oleh adanya komputer dan satelit navigasi sehingga arah dan tujuan kapal dapat ditentukan secara tepat.
          Seperti  halnya  transportasi laut,  transportasi  udara sangat  membutuhkan bantuan sistem komputer. Sistem komputer yang ada di ruang pilot digunakan untuk mengendalikan pesawat.  Mulai dari lepas landas,  saat terbang,  sampai saat pendaratan. Dengan sistem komputer,  pilot dapat mengatur kendali pesawat, menentukan posisi pesawat,  menghitung  ketinggian,  mengatur kecepatan, mengetahui bahan bakar, bahkan mendeteksi secara dini keadaan cuaca yang dapat membahayakan pesawat terbang.
          Demikian juga sistem  komputer  yang  ada di bandara berfungsi untuk membantu sebuah pesawat ketika  akan melakukan lepas landas sampai pada pendaratan. Hal yang menjadi impian bagi manusia sekarang ini adalah perjalanan ruang angkasa antarplanet.  Meski masih  jauh dari kenyataan, tetapi berbagai percobaan sudah dilakukan dengan  dilakukannya  misi penerbangan ke bulan dan penerbangan tanpa awak ke planet Mars. Semua itu dapat dilakukan dengan bantuan sistem komputer.
          Oleh karena itu, tanpa Teknologi Informasi dan Komunikasi, kita tidak bisa berkerja dengan lebih baik karena kemampuan kerja kita sangat terbatas tanpa bantuan teknologi. Teknologi sangat berguna dalam kehidupan kita dan dapat membuat kehidupan kita menjadi lebih maju.

  
BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
          Teknologi dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. Dalam penggunaannya, teknologi merujuk pada alat dan mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata.
          Teknologi secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. teknologi informasi diartikan sebagai teknologi untuk memperoleh, mengolah, menyimpan dan menyebarkan berbagai jenis file informasi dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi yang lahir dari dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan inovasi dan kreatifitas baru yang dapat mengatasi segala kemalasan dan kelambatan kinerja manusia.
          Teknologi Komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan proses menyampaikan informasi dari pengirim ke penerima secara mudah dan secara luas. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media.
          Teknologi informasi berkembang cepat dengan meningkatnya perkembangan komputer dengan piranti pendukungnya serta perkembangan teknologi komunikasi yang ada.Teknologi komunikasi berkembang cepat dengan meningkatnya perkembangan teknologi elektronika, sistem transmisi dan sistem modulasi, sehingga suatu informasi dapat disampaikan dengan cepat dan tepat.
          Kita semua menyadari bahwa Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memiliki peranan penting dalam berbagai bidang kehidupan manusia diantaranya dalam bidang pendidikan, ekonomi, pemerintahan, perbankan, sosial, kedokteran, pertanian, kebudayaan, politik, transportasi dan banyak bidang lainnya yang sangat terbantu dengan adanya Teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
         
         
DAFTAR PUSTAKA
Franklin, Ursula. "Real World of Technology". House of Anansi Press. Diakses 2013-10-23
"Technology news". BBC News. Diakses 2013-10-23
Stiegler, Bernard (1998). Technics and Time, 1: The Fault of Epimetheus. Stanford University Press. hlm. 17, 82. ISBN 0-8047-3041-3 Check |isbn= value (help). Stiegler lebih terkemudian menyatakan bahwa biotechnology (bioteknologi) tidak lagi dapat didefinisikan sebagai "organized inorganic matter", given that it is, rather, "the reorganization of the organic" ('zat-zat anorganik yang tersusun rapi', melainkan 'penyusunan kembali zat-zat organik'). Stiegler, Bernard (2008). L'avenir du passé: Modernité de l'archéologie. La Découverte. hlm. 23. ISBN 2-7071-5495-4. Diakses 2013-10-23
Anonim.Online id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi.(Diakses tanggal 23 Oktober 2013)
Julianto Arief Setiadi, Nanang Kuswana, Siswanto, Saruri, BSE Teknologi Informasi dan Komunikasi kelas VII, Kementrian Negara Riset dan Teknologi, Jakarta, April 2009
http://www.teknologinet.com/2008/09/manfaat-teknologi-informasi-dalam.html
http://www.aingindra.com/pengertian-teknologi.html





[1] Franklin, Ursula. "Real World of Technology". House of Anansi Press. Diakses 2013-10-23
[2] "Technology news". BBC News. Diakses 2013-10-23
[3] Stiegler, Bernard (1998). Technics and Time, 1: The Fault of Epimetheus. Stanford University Press. hlm. 17, 82. ISBN 0-8047-3041-3 Check |isbn= value (help). Stiegler lebih terkemudian menyatakan bahwa biotechnology (bioteknologi) tidak lagi dapat didefinisikan sebagai "organized inorganic matter", given that it is, rather, "the reorganization of the organic" ('zat-zat anorganik yang tersusun rapi', melainkan 'penyusunan kembali zat-zat organik'). Stiegler, Bernard (2008). L'avenir du passé: Modernité de l'archéologie. La Découverte. hlm. 23. ISBN 2-7071-5495-4. Diakses 2013-10-23
[5] Julianto Arief Setiadi, Nanang Kuswana, Siswanto, Saruri, BSE Teknologi Informasi dan Komunikasi kelas VII, Kementrian Negara Riset dan Teknologi, Jakarta, April 2009