KATA PENGANTAR
Syukur
Alhamduillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas nikmat dan izinnya
kami dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Pengertian Teknologi
Informasi dan Komunikasi”.
Pemilihan judul makalah ini ditetapkan
oleh dosen pengampu mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan, Dr.
Hardjito, M.Si sebagai tugas penilaian kelompok.
Kami
menyadari bahwa di dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan dan
belum sempurna. Oleh karena itu, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan
selalu mengharapkan koreksi dari semua pihak baik kritik maupun saran untuk
membangun makalah ini.
Kami
juga berharap makalah ini dapat bermanfaat, baik bagi kami sendiri selaku
penyusun maupun untuk pihak lain yang juga mempelajari Teknologi
Informasi dan Komunikasi Pendidikan.
Terima Kasih.
Jakarta, November 2013
Penyusun
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan Teknologi Informasi dan
Komunikasi yang begitu cepat telah banyak memberikan kemudahan bagi manusia
terutama untuk melakukan komunikasi dan mendapatkan informasi tanpa dibatasai
oleh waktu. Saat ini, hampir semua aktivitas manusia selalu berhubungan dengan
peralatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanapun berada.
Di rumah, berbagai peralatan
elektronik seperti televisi, telepon, CD/DVD Player, home theater dan play
station mendominasi cara manusia memperoleh dan memberikan informasi. Di
kantor, berbagai peralatan modern seperti komputer, laptop dan internet juga
sangat mendominasi cara kerja manusia modern dalam menghasilkan sebuah
informasi dan produk.
Di sekolah juga sekarang ini sudah
sangat maju dengan masuknya peralatan elektronik seperti komputer, printer, LCD
proyektor, kamera CCTV dan bahkan para pengajarnya sudah banyak yang
menggunakan media laptop dan internet sebagai media interactive pada para
peserta didiknya. Melalui makalah ini penulis akan membahas tentang pengertian
Teknologi Informasi dan Komunikasi.
B. Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas maka
dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
1. Apa pengertian Teknologi?
2. Apa pengertian Teknologi Informasi?
3. Apa pengertian Teknologi
Komunikasi?
4. Apa pengertian Teknologi Informasi
dan Komunikasi?
5. Bidang-Bidang
yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi
C. Tujuan
Berdasarkan
rumusan masalah di atas maka tujuan dari penulisan makalah ini adalah:
1.
Mengetahui
pengertian
Teknologi
2.
Mengetahui
pengertian Teknologi Informasi
3.
Mengetahui
pengertian Teknologi Komunikasi
4.
Mengetahui
pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
5.
Mengetahui
Bidang-Bidang yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi
BAB II
PEMBAHASAN
1.
Pengertian
Teknologi
Pengertian Teknologi sebenarnya berasal dari kata Bahasa Perancis
yaitu “La Teknique“ yang dapat diartikan dengan ”Semua proses yang dilaksanakan
dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional”. Dalam hal ini yang
dimaksudkan dengan sesuatu tersebut dapat saja berupa benda atau konsep.
Teknologi dalam arti ini dapat
diketahui melalui barang-barang, benda-benda, atau alat-alat yang berhasil
dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan menggampangkan realisasi hidupnya di
dalam dunia. Hal mana juga memperlihatkan tentang wujud dari karya cipta dan
karya seni (Yunani techne) manusia selaku homo technicus. Dari sini muncullah istilah
“teknologi”, yang berarti ilmu yang mempelajari tentang “techne” manusia.
Tetapi pemahaman seperti itu baru memperlihatkan satu segi saja dari kandungan
kata “teknologi”. Teknologi sebenarnya lebih dari sekedar penciptaan barang,
benda atau alat dari manusia selaku homo technicus atau homo faber.
Teknologi bahkan telah menjadi suatu
sistem atau struktur dalam eksistensi manusia di dalam dunia. Teknologi bukan lagi sekedar sebagai suatu hasil dari daya cipta yang ada
dalam kemampuan dan keunggulan manusia, tetapi ia bahkan telah menjadi suatu
“dayapencipta” yang berdiri di luar kemampuan manusia, yang pada gilirannya
kemudian membentuk dan menciptakan suatu komunitas manusia yang lain. Berikut definisi
pengertian teknologi dari berbagai sumber:
Menurut
Iskandar Alisyahbana (1980:1) “Teknologi adalah cara melakukan sesuatu
untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga
seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh,
panca indera, dan otak manusia”.
Sedangkan
menurut Jaques Ellul (1967: 115) “Teknologi adalah keseluruhan metode yang
secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang
kegiatan manusia”.
Ahli
sosiologi Manuel Castells seperti dikutip Capra (2004, 107) mendefinisikan
teknologi sebagai ‘kumpulan alat, aturan dan prosedur yang merupakan penerapan
pengetahuan ilmiah terhadap suatu pekerjaan tertentu dalam cara yang
memungkinkan pengulangan.
Ursula Franklin,
dalam karyanya dari tahun 1989, kuliah "Real World of Technology",
memberikan definisi lain konsep ini; yakni practice,
the way we do things around here (praktis,
cara kita memperbuat ini semua di sekitaran sini).[1] Istilah ini seringkali digunakan untuk
mengimplikasikan suatu lapangan teknologi tertentu, atau untuk merujuk teknologi tinggi atau
sekadarelektronik konsumen,
bukannya teknologi secara keseluruhan.[2]
Bernard Stiegler,
dalam Technics and Time, 1,
mendefinisikan technology dalam dua cara: sebagai the pursuit of life by means other
than life (pencarian
kehidupan, dalam artian lebih dari sekadar hidup), dan sebagai organized inorganic matter (zat-zat anorganik yang tersusun
rapi).[3]
Secara
umum, teknologi dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun tak benda
yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai
suatu nilai. Dalam penggunaan ini, teknologi merujuk pada alat dan mesin yang
dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata. Ia adalah
istilah yang mencakupi banyak hal, dapat juga meliputi alat-alat sederhana,
seperti linggis atau sendok kayu,
atau mesin-mesin yang rumit, seperti stasiun luar angkasa atau pemercepat partikel.
Alat dan mesin tidak mesti berwujud benda; teknologi virtual, seperti perangkat lunak dan metode bisnis,
juga termasuk ke dalam definisi teknologi ini.[4]
2.
Pengertian
Teknologi Informasi
Teknologi Informasi (TI), atau
dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilahInformation technology (IT)
adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam
membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi.
Teknologi informasi menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan
tinggi untuk data, suara, dan video.
1. Teknologi Informasi adalah studi
atau peralatan elektronika, terutama komputer, untuk menyimpan, menganalisa,
dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata-kata, bilangan, dan
gambar (kamus Oxford, 1995)
2. Teknologi Informasi adalah
seperangkat alat yang membantu anda bekerja dengan informasi dan melaksanakan
tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi (Haag &
Keen, 1996)
3. Teknologi Informasi tidak hanya
terbatas pada teknologi komputer (software & hardware) yang digunakan untuk
memproses atau menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi
untuk mengirimkan informasi (Martin, 1999)
4. Teknologi Informasi adalah
segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan
informasi dalam bentuk elektronis(Lucas, 2000)
5. Teknologi Informasi adalah
teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi
berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video (William &
Sawyer, 2003)
Secara
garis besar, dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi diartikan sebagai
teknologi untuk memperoleh, mengolah, menyimpan dan menyebarkan berbagai jenis
file informasi dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi yang lahir dari
dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan inovasi dan kreatifitas baru yang
dapat mengatasi segala kemalasan dan kelambatan kinerja manusia.[5]
3.
Pengertian
Teknologi Komunikasi
Manusia adalah makhluk yang mempunyai sifat sosial.
Sehingga dengan begitu manusia akan membutuhkan komunikasi dengan satu individu
dengan individu lainnya. Selain itu, manusia juga mempunyai akal dan pikiran
untuk berfikir. Oleh karena itu, dari kedua aspek tersebut, digabungkan menjadi
satu dan menjadilah sebuah teknologi komunikasi.
Teknologi Komunikasi adalah sebuah alat atau perangkat
yang menggabungkan aspek sosial yang memungkinkan setiap individu dapat mendapatkan,
mengirimkan, dan saling bertukar informasi dengan individu-individu lainnya.
Dengan begitu, setiap individu dapat mencari informasi atau data yang
dibutuhkan dengan teknologi komunikasi. Berikut definisi Teknologi
Komunikasi menurut para ahli :
Teknologi Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang
menyampaikan rangsangan (biasanya dengan menggunakan lambang verbal) untuk
mengubah perilaku orang lain.( Carl I. Hovland )
Teknologi Komunikasi adalah transmisi informasi yang terdiri dari rangsangan
diskriminatif dari sumber kepada penerima. ( New Comb )
Teknologi Komunikasi adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi,
keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata,
gambar, grafis, angka, dsb. (Bernard Barelson & Garry A. Steiner )
Teknologi
Komunikasi adalah proses dimana pihak-pihak saling menggunakan informasi dengan
untuk mencapai tujuan bersama dan komunikasi merupakan kaitan hubungan yang
ditimbulkan oleh penerus rangsangan dan pembangkitan balasannya. ( Colin Cherry )
Teknologi
Komunikasi merupakan proses individu mengirim rangsangan (stimulus) yang
biasanya dalam bentuk verbal untuk mengubah tingkah laku orang lain. Pada
definisi ini mereka menganggap komunikasi sebagai suatu proses. ( Hovland, Janis dan Kelley )
Menurut Forsdale (1981), ahli komunikasi dan pendidikan “communication is
the process by which a system is established, maintained and altered by means
of shared signals that operate according to rules”. Komunikasi adalah suatu
proses dimana suatu sistem dibentuk, dipelihara, dan diubah dengan tujuan bahwa
sinyal-sinyal yang dikirimkan dan diterima dilakukan sesuai dengan aturan. ( Louis
Forsdale)
Secara umum
Teknologi Komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan proses
menyampaikan informasi dari pengirim ke penerima secara mudah dan secara luas.
4.
Pengertian
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Istilah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) muncul setelah
adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad
ke-20. Perpaduan
kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya.
Hingga awal abad ke-21 Teknologi Informasi dan Komunikasi masih terus mengalami
berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya. Berikut ini Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Menurut Beberapa Ahli sebagai berikut:
Menurut Eric Deeson: Teknologi informasi dan Komunikasi adalah kebutuhan manusia didalam
mengambil dan memindahkan , mengolah dan memproses informasi dalam konteks
sosial yang menguntungkan diri sendiri dan masyarakat secara keseluruhan.
Menurut Puskur Diknas Indonesia: Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang
tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang
terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan
informasi antar media
Menurut Susanto: Teknologi
Informasi dan Komunikasi adalah sebuah media atau alat bantu yang
digunakan untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data / informasi
maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat
berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.
Jadi Teknologi Informasi dan
Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan
pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media.
5.
Bidang-Bidang
yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Kita semua menyadari bahwa Teknologi
informasi dankomunikasi (TIK) sangatlah berperan penting bagi
kehidupan manusia. Selain selain sebagai salah satu media informasi, mempercepat komunikasi, TIK juga memudahkan manusia dalam menyelesaikan segala
macam urusannya. Berikut dibawah ini beberapa peranan penting Teknologi
Informasi dan Komunikasi dalam berbagai bidang kehidupan manusia :
1. Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dalam bidang pendidikan (e-education)
Peran TIK dalam bidang pendidikan sangat tidak mungkin
untuk dihindari. Dalam dunia pendidikan teknologi pembelajaran terus mengalami
perkembangan seiring perkembangan zaman. Dalam pelaksanaan pembelajaran
sehari-hari Teknologi Informasi dan Komunikasi sering dijumpai sebagai
kombinasi teknologi audio/data, video/data, audio/video, dan internet. Internet
merupakan alat komunikasi yang murah dimana memungkinkan terjadinya interaksi
antara dua orang atau lebih. Pendidikan yang menggunakan sarana TIK, terutama
internet umumnya disebut e-education.
Salah satu pernanan TIK dalam dunia pendidikan saat ini adalah
dengan munculnya E-learning. Dengan e-Learning
memungkinkan terjadinya proses belajar mengajar jarak jauh (E-learning)
menjadi lebih efektif dan lebih efesien sehingga dapat diperoleh hasil yang
lebih baik. E-learning merupakan dasar dari perkembangan teknologi informasi
dan komunikasi.
2. Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dalam bidang ekonomi (e-bussiness)
Dalam bidang ekonomi peranan
teknologi informasi dan komunikasi sangat diperlukan. Dengan adanya internet
segala jenis transaksi perdagangan maupun bisnis dapat dilakukan tanpa perlu
beranjak dari meja kerja kita dan tanpa perlu antri berjam-jam di loket-loket
pelayanan serta tanpa dibatasi oleh waktu. Kemajuan perkembangan TIK lainnya
adalah adanya kemudahan dalam melakukan transaksi pembelian barang secara
online melalui internet (e-buy),
perdagangan barang secara elektronik (e-commerce), tanpa kita harus ke tempat
tujuan. Keunggulan teknologi informasi dan komunikasi juga dimanfaatkan oleh para
pelaku bisnis untuk mendukung bisnis mereka. Seperti perdagangan saham secara
online (bursa efek), dan lain sebagainya.
3. Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dalam bidang pemerintahan (e-goverment)
Penggunaan teknologi informasi yang
dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan pihak-pihak lain disebut
e-government. Penggunaan hubungan ini dapat dibedakan menjadi 3 bentuk yaitu,
G2C (Government to citizen), hubungan antara pemerintah dengan masyarakat, G2B
(Government to bussines), hubungan antara pemerintah dengan pengusaha, G2G
(Government to Government), hubungan antara pemerintah dengan pemerintah.
Konsep e-government mengacu pada
penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh pemerintahan, misalnya
menggunakan jaringan internet. E-government dapat meningkatkan hubungan antara
pemerintah dengan penduduk, bisnis dan kegiatan lainnya.
4. Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dalam bidang perbankan (e-banking)
Di
bidang perbankan, para nasabah juga sudah banyak yang beralih menggunakan ATM
(Automatic Teller Machine) ketika akan melakukan transaksi tarik tunai, selain
itu nasabah juga dapat menggunakan ATM untuk mengecek saldo, transfer uang,
pembayaran tagihan telepon, listrik dan air serta melakukan pengisian pulsa
telepon. Nasabah juga dapat mengecek saldo rekeningnya dengan hanya menggunakan
telephone (phone banking) atau
SMS banking, dan penggunaan Internet banking untuk melakukan transaksi
yang diinginkan (cek saldo, transfer uang maupun pembayaran tagihan).
5. Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dalam bidang sosial
Dalam
upaya mengentaskan kemiskinan, pemerintah membentuk program ICT4PR (Information
and Communication Technology for Proverty Reduction) yaitu membangun
pusat-pusat teknologi informasi dan komunikasi khususnya di daerah pedesaan
seperti telecenter. Dengan adanya telecenter, maka masyarakat akan memperoleh
manfa at sebagai berikut:
a. Masyarakat dapat memperoleh informasi tentang
perkembangan daerahnya dan belajar untuk mengembangkan potensi daerahnya
sendiri.
b. Masyarakat
dapat melihat berbagai kebutuhan daerah-daerah lain dan kemungkinan besar dapat
memasarkan produk dari daerahnya ke daerah lain tersebut.
c. Jiwa dan semangat berwirausaha akan terus ada dan
semakin tumbuh.
d. Masyarakat dapat mengembangkan sistem perdagangan
mereka dengan e-commerce.
e. Dengan dibentuknya tele-medicine, maka masyarakat
dapat memperoleh informasi tentang kesehatan.
6. Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dalam bidang kedokteran
Tak
ketinggalan dengan bidang kedokteran, untuk keperluan medis juga ternyata
dipergunakan peralatan teknologi informasi dan komunikasi. Diantara
penggunaanya, alat-alat TIK dimanfaatkan untuk menganalisa penyakit pasien
sehingga ada upaya untuk menyembuhkan penyakit pasien secara akurat, misal
dengan memfoto kodisi mata pasien, seorang dokter akan mampu menganalisa jenis
dan gejala sakit yang dialami pasien.
7. Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dalam bidang pertanian
Saat
ini bidang pertanian juga menggunakan TIK. Departemen Pertanian telah
memanfaatkan internet sebagai sarana untuk menyebarkan informasi ke seluruh
petani di Indonesia. Seperti yang terjadi saat ini, petani Indonesia dihadapkan
dengan banyak kendala. Mulai dari lahan, musim, hama, wabah penyakit, pupuk,
bibit, bahkan bencana alam.
Kendala-kendala
tersebut di atas berbeda dari satu daerah dengan daerah yang lainnya. Untuk
mengatasi permasalahan tersebut, selain terjun langsung ke lokasi, Departemen
Pertanian juga menyediakan situs yang memuat segala informasi yang dibutuhkan
para petani di Indonesia. Informasi yang termuat di situs tersebut diantaranya,
kiat bertani di lahan kering, teknologi pertanian yang tepat guna, pemakaian
pupuk yang tepat, dan tanaman yang laku di pasaran.
8. Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dalam bidang kebudayaan
TIK dapat digunakan sebagai sarana
untuk mempromosikan kebudayaan bangsa kita. Kamu dapat membuat situs yang
memuat foto-foto kesenian tradisional, tempat pariwisata, dan hasil-hasil
kerajinan bangsa kita. Jika situs tersebut diakses di luar negeri maka secara
tidak langsung kamu mempromosikan budaya bangsa kita.
Jika budaya kita banyak dikenal oleh
dunia internasional, tentu tidak sedikit keuntungan yang kita peroleh.
Diantaranya banyak para wisatawan yang berkunjung ke Indonesia karena ketertarikan
mereka pada kebudayaan dan keindahan negeri kita tercinta. Selain itu,
produk-produk hasil karya bangsa sendiri juga lebih dikenal di dunia
internasional. Tentu saja hal ini dapat meningkatkan ekspor dan menambah devisa
negara kita.
9. Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dalam bidang politik
Fasilitas TIK yang diwakili dengan
adanya internet membuat semuanya menjadi sumber informasi. Kita dapat
menuangkan gagasan dan pendapat kita dalam bentuk teks, gambar, suara, atau
gabungan dari ketiganya. Hal yang kita ungkapkan tersebut dapat menjadi sumber
informasi bagi orang lain. Bahkan, pendapat kita secara tidak langsung menjadi
syarat dasar demokrasi.
TIK juga mempunyai peranan dalam
proses demokrasi. Misalnya pemilihan kepala daerah (pilkada) atau pemilihan
umum (pemilu). Banyak lembaga survei melakukan sistem penghitungan suaranya
dengan sistem quick count. Melalui sistem itu kamu dapat melihat hasil proses
penghitungan secara cepat.
10. Teknologi Informasi dan
Komunikasi (TIK) dalam bidang transportasi
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) memiliki peranan
penting dalam bidang transportasi, terdapat empat jenis transportasi yang
digunakan manusia saat ini, yaitu transportasi darat, laut, udara dan
transportasi ruang angkasa. Semua kegiatan bidang
transportasi tersebut tidak lepas dari penggunaan Teknologi Informasi dan
Komunikasi, lebih detailnya adalah dengan menggunakan bantuan sistem komputer.
Pada transportasi darat di kota-kota besar dunia, sistem
komputer digunakan untuk membantu mengarahkan lalu lintas. Sistem Komputer
dapat menentukan apakah lampu harus berwarna merah, kuning, atau
hijau tergantung pada keadaan lalu lintas. Demikian juga
pengaturan lalu lintas kereta untuk menentukan jalur yang harus dilalui kereta
sehingga mengurangi resiko kecelakaan.
Pada transportasi laut sistem navigasi kapal but sangat
terbantu oleh adanya komputer dan satelit navigasi sehingga arah dan tujuan
kapal dapat ditentukan secara tepat.
Seperti halnya transportasi laut,
transportasi udara sangat membutuhkan bantuan sistem
komputer. Sistem komputer yang ada di ruang pilot digunakan untuk mengendalikan
pesawat. Mulai dari lepas landas, saat terbang, sampai saat
pendaratan. Dengan sistem komputer, pilot dapat mengatur kendali pesawat,
menentukan posisi pesawat, menghitung ketinggian, mengatur
kecepatan, mengetahui bahan bakar, bahkan mendeteksi secara dini keadaan cuaca
yang dapat membahayakan pesawat terbang.
Demikian juga sistem komputer yang ada di
bandara berfungsi untuk membantu sebuah pesawat ketika akan melakukan
lepas landas sampai pada pendaratan. Hal yang menjadi impian bagi manusia sekarang ini adalah
perjalanan ruang angkasa antarplanet. Meski masih jauh dari
kenyataan, tetapi berbagai percobaan sudah dilakukan dengan dilakukannya
misi penerbangan ke bulan dan penerbangan tanpa awak ke planet Mars. Semua itu dapat dilakukan dengan bantuan sistem komputer.
Oleh karena itu, tanpa Teknologi Informasi dan Komunikasi,
kita tidak bisa berkerja dengan lebih baik karena kemampuan kerja kita sangat
terbatas tanpa bantuan teknologi. Teknologi sangat berguna dalam kehidupan kita
dan dapat membuat kehidupan kita menjadi lebih maju.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Teknologi dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun
tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk
mencapai suatu nilai. Dalam penggunaannya, teknologi merujuk pada alat dan
mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata.
Teknologi secara garis besar dibagi menjadi dua, yaitu
teknologi informasi dan teknologi komunikasi. teknologi informasi diartikan
sebagai teknologi untuk memperoleh, mengolah, menyimpan dan menyebarkan
berbagai jenis file informasi dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi
yang lahir dari dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan inovasi dan
kreatifitas baru yang dapat mengatasi segala kemalasan dan kelambatan kinerja
manusia.
Teknologi
Komunikasi adalah segala hal yang berkaitan dengan proses menyampaikan informasi
dari pengirim ke penerima secara mudah dan secara luas. Jadi Teknologi
Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang
terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi
antar media.
Teknologi
informasi berkembang cepat dengan meningkatnya perkembangan komputer dengan
piranti pendukungnya serta perkembangan teknologi komunikasi yang ada.Teknologi
komunikasi berkembang cepat dengan meningkatnya perkembangan teknologi
elektronika, sistem transmisi dan sistem modulasi, sehingga suatu informasi
dapat disampaikan dengan cepat dan tepat.
Kita semua menyadari bahwa Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memiliki peranan penting dalam
berbagai bidang kehidupan manusia diantaranya dalam bidang pendidikan, ekonomi,
pemerintahan, perbankan, sosial, kedokteran, pertanian, kebudayaan, politik,
transportasi dan banyak bidang lainnya yang sangat terbantu dengan adanya Teknologi
informasi dan komunikasi (TIK).
DAFTAR PUSTAKA
Stiegler, Bernard
(1998). Technics and Time,
1: The Fault of Epimetheus. Stanford University
Press. hlm. 17,
82. ISBN 0-8047-3041-3 Check
|isbn= value (help). Stiegler lebih terkemudian menyatakan
bahwa biotechnology (bioteknologi) tidak lagi dapat didefinisikan sebagai "organized inorganic matter",
given that it is, rather, "the reorganization of the organic" ('zat-zat anorganik yang tersusun rapi',
melainkan 'penyusunan kembali zat-zat organik'). Stiegler, Bernard (2008). L'avenir du passé: Modernité de
l'archéologie.
La Découverte. hlm. 23. ISBN 2-7071-5495-4. Diakses 2013-10-23
"Industry,
Technology and the Global Marketplace: International Patenting Trends in Two
New Technology Areas". Science and Engineering Indicators 2002. National Science Foundation. Diakses 2013-10-23.
Anonim.Online id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi.(Diakses
tanggal 23 Oktober 2013)
Julianto Arief Setiadi, Nanang Kuswana, Siswanto,
Saruri, BSE Teknologi Informasi dan Komunikasi kelas VII, Kementrian Negara
Riset dan Teknologi, Jakarta, April 2009
http://www.teknologinet.com/2008/09/manfaat-teknologi-informasi-dalam.html
http://www.aingindra.com/pengertian-teknologi.html
[3] Stiegler, Bernard (1998). Technics and Time, 1: The Fault of
Epimetheus. Stanford University Press.
hlm. 17, 82. ISBN 0-8047-3041-3 Check
|isbn= value (help). Stiegler
lebih terkemudian menyatakan bahwa biotechnology (bioteknologi)
tidak lagi dapat didefinisikan sebagai "organized
inorganic matter", given that it is, rather, "the reorganization of
the organic" ('zat-zat
anorganik yang tersusun rapi', melainkan 'penyusunan kembali zat-zat organik'). Stiegler,
Bernard (2008). L'avenir
du passé: Modernité de l'archéologie. La
Découverte. hlm. 23. ISBN 2-7071-5495-4. Diakses
2013-10-23
[4] "Industry, Technology and the
Global Marketplace: International Patenting Trends in Two New Technology
Areas". Science
and Engineering Indicators 2002. National Science Foundation. Diakses 2013-10-23.
[5] Julianto
Arief Setiadi, Nanang Kuswana, Siswanto, Saruri, BSE Teknologi Informasi dan
Komunikasi kelas VII, Kementrian Negara Riset dan Teknologi, Jakarta, April
2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar